LEBIH AMAN MANA DAGING AYAM BEKU  ATAU DAGING AYAM FRESH



“Setelah empat jam dipotong, tanpa pengawet, daging ayam mulai membusuk. Salah satu cara mengawetkan yang manusiawi adalah dengan didinginkan (dibekukan, Red.),” ungkap Drh. Hari Wiyoso Tri Kuncoro, pengusaha daging ayam beku di Cinere, Depok, Jabar. Berjualan ayam setelah dipotong dalam volume besar, lanjut dia, tidak mungkin sekaligus habis. Oleh sebab itu, sisanya harus dibekukan.
Hari mengaku berjualan daging ayam segar. Kelemahannya, daging ayam hasil pemotongan pukul enam pagi, empat jam kemudian sudah kelihatan menghijau, oleh karenanya , dia beralih jualan daging ayam beku.
Menurut Hari, di pasar, boleh dibilang 80% daging ayam yang dijual segar, menggunakan formalin sebagai bahan pengawetnya. Sebenarnya banyak bahan pengawet, tapi yang paling murah adalah formalin. Tapi jangan salah, formalin termasuk racun yang paling karsinogenik (menyebabkan kanker).
Hal senada diutarakan Dr. drh. Denny Widaya Lukman, MSi, ahli dan Dosen Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan IPB. “Bagaimana pun hewan yang sudah dipotong seperti kambing, domba, sapi, juga unggas, (karkas) itu harus dipertahankan dengan rantai dingin. Artinya, dia harus dipertahankan kondisinya di bawah 4oC. Oke, ada orang mengatakan 7oC,” paparnya.


Masa simpan daging ayam di suhu kamar (tempat terbuka) tanpa adanya penambahan bahan-bahan yang aneh, lanjut Denny, paling lama 5—6 jam sudah bau. Kalau ada daging ayam pada suhu kamar bisa tahan lebih dari 6 jam, dirinya curiga daging itu dikasih bahan pengawet. Soalnya, lebih dari itu biasanya daging ayam sudah tidak bagus karena kuman berkembang setiap 15 menit. “Kalau pada daging ayam itu hanya mengandung satu kuman, terutama bakteri, maka dalam waktu lebih dari lima jam bisa mencapai lebih dari satu juta bakteri. Padahal, jumlah bakteri pada unggas yang baru dipotong nggak mungkin hanya satu sel. Bisa dibayangkan berapa juta jumlah bakterinya bila tanpa ada perlakuan. “Kalau ada pedagang yang mengklaim daging unggasnya steril, bohong itu! Nggak mungkin!,” tandasnya.
Denny tidak menampik daging ayam yang sudah melewati rantai dingin (dibekukan) itu tidak bebas bakteri. “Bakterinya ada, tapi tidak berkembang,” jelasnya. Dan selama penanganannya baik, yaitu mengikuti kaidah-kaidah sanitasi, lanjut dia, maka kuman itu tidak bertambah. Penanganannya, misalnya karkas terkemas dengan baik, pada suhu yang konstan, dan tidak terpapar suhu di atas 10oC. Perubahan suhu yang terlalu ekstrem juga akan mempengaruhi kandungan kuman-kuman dalam daging unggas. Di atas 10oC beberapa jenis kuman sudah mulai tumbuh. Sudah bisa Anda bayangkan bagaimana daging ayam segar yang dijajakan berjam-jam terbuka di pasar-pasar tradisional. “Para ahli kesehatan pangan menganjurkan menyimpan makanan di bawah 4oC atau di atas 60oC,” saran Denny.
Menurut Ir. Hasanuddin Yasni, MM, Direktur Eksekutif Asosiasi Rantai Kandungan Gizi Tetap Benarkah daging ayam beku lebih sehat dibandingkan daging ayam segar? “Daging ayam segar (tanpa pengawet) dan ayam beku sebetulnya sama sehatnya,” tukas Suharyati, SKM, MKM, Kepala Unit Produksi Makanan RSCM dan Kepala Instalasi Gizi RSCM, Jakarta.
Ayam beku itu, menurut Suharyati, intinya tidak mematikan kuman, tapi menonaktifkan kuman. Karena pada suhu tertentu, khususnya pada -18ºC, kuman dinonaktifkan oleh keadaan suhu yang sangat rendah.
Pendingin Indonesia, suhu yang disarankan untuk membekukan produk unggas adalah -4oC sampai dengan -12oC. Tapi orang sering sering mencampurnya dengan produk perikanan yang -18oC karena memang logistik khusus ayam di Indonesia masih minim. “Kelemahan produk unggas yang dibekukan adalah dari tekstur dagingnya menjadi lebih keras,” ucapnya.
Meski begitu, “Ayam beku bisa bertahan sampai tahunan. Pada suhu   -18oC, karkas utuh bertahan hingga 12 bulan. Sedangkan yang sudah dipotong-potong, bertahan sampai 9 bulan,” paparnya. “Sebenarnya, ayam beku bisa tahan sampai 1,5 tahun,” imbuh Hari.Lantas, bila ayam beku itu dicairkan, apakah kumannya akan berkembang lagi? Proses pencairan (thawing) bertujuan untuk melembekkan daging ayam sebelum dimasak. “Proses pelembekan sebaiknya dilakukan dalam refrigerator (kulkas) atau dalam microwave di mode refrost,” ucap Suharyati. Namun bukan berarti secara manual tidak bisa. Pencairan bisa juga dilakukan pada air mengalir (keran) yang dingin, bukan dengan air panas. “Kalau setelah proses thawing daging ayam tidak segera dimasak, kumannya akan berkembang lagi,” imbuhnya.
Meskipun dibekukan, sesungguhnya nutrisi (gizi) daging ayam tidak berubah. “Gizi, terutama vitamin, akan turun pada saat suhu dipanaskan,” ucap Denny. Tujuan utama pembekuan, tambah Suharyati, bertujuan lebih untuk mempertahankan umur simpan. Sementara kehilangan nutrisi, lantaran sangat kecil, sesuai laporan USDA, dapat diabaikan.
Sementara menurut pendapat Hari, penurunan nutrisi pada ayam yang dibekukan pasti ada. Oleh sebab itu, untuk memperlambat penurunan itu, perlakuannya harus benar. “Kalau penyimpanan masih dalam hitungan satu minggu, saya kira tidak akan ada penurunan nutrisi. Sebaliknya, dalam hitungan tahun, sudah pasti ada penurunan nutrisi dan rasa daging. Namun, tidak mungkin penjual menyimpan hingga satu tahun,” paparnya.
Ada KeraguanYang jelas, “Ayam beku atau ayam segar, itu pilihan. Tapi, sebaiknya daging ayam segar tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Sebaiknya ayam yang baru dipotong langsung diolah,” saran Suharyati. Daging ayam yang baik dan layak konsumsi, secara kasat mata, dicirikan oleh fisiknya yang tidak berbau, tidak berwarna biru/hijau, dan dagingnya kenyal.
Berbeda dengan negara maju, hingga kini mayoritas konsumen ayam di Tanah Air lebih memilih daging ayam segar yang baru beberapa saat dipotong. “Setahu saya, konsumen lebih senang membeli ayam hidup, lalu dipotong dan disaksikan langsung,” ungkap Abdul Hadi, pedagang ayam potong hidup di Pasar Blok A, Jakarta Selatan. Dia mengaku pernah mencoba menjajakan ayam yang sudah dipotong terlebih dahulu, tapi ternyata tidak disukai konsumen. Pembeli mengira, itu ayam tiren (mati kemarin)atau berformalin.
Kenyataan itu dibenarkan Abdusomad, pedagang ayam potong hidup di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan. “Terhadap ayam beku, konsumen mengaku tidak tahu cara memotongnya. Mereka ragu daging ayam itu halal atau tidak,” ucapnya. “Memang, pembeli lebih memilih ayam hidup langsung potong. Kalau nggak lihat motongnya, mereka nggak mau beli,” Saritun, pedagang ayam potong hidup di Pasar Cipete Selatan, Jakarta Selatan, membenarkan.
Pengakuan para pedagang diamini langsung oleh konsumen. Ellen Suwoto (35) misalnya, selama berbisnis katering di Matraman Dalam, Jakarta Timur, mengaku selalu membeli ayam segar langsung dari pasar dan langsung dimasak. “Ayam segar dagingnya bagus dan sudah terjamin halal. Karena saya punya langganan, saya tahu bagaimana proses pemotongannya dari awal, jadi sudah yakin,” kilahnya.
Pun diakui oleh Nani Haryadi (48) yang PNS dan Maryati (45)-ibu rumah tangga, saat ditemui di Pasar Ujung Menteng, Jakarta Timur. “Saya yakin aja karena melihat sendiri ayamnya dipotong, jadi masih baru, bukan ayam yang sudah nggak segar lagi,” aku Nani. “Saya sudah lama berlangganan ayam di sini (Ujung Menteng) dan tidak pernah ada keluhan. Saya sudah kenal penjualnya dan yakin kalau ayam ini bagus,” imbuh Maryati.
Tak hanya itu, Nani bahkan yakin daging ayam yang dia beli terjamin kebersihannya karena dia melihat sendiri ayam dibersihkan dan dicuci. Demikian pula keyakinan Maryati. Atas alasan itu pula kedua konsumen itu tidak memilih ayam beku. “Saya ragu ayam beku yang dijual itu ayam potong segar yang dibekukan. Takutnya ayam itu tidak terjamin halal, dan kalau rusak ‘kan nggak kelihatan,” dalihnya. “Saya tidak yakin ayam beku yang dijual itu dalam kondisi baik sebelum dibekukan. Lagi pula ‘kan belum pasti halal,” imbuh Maryati.
Namun, tidak demikian bagi Riyanti Rizal (42), pemilik kios sate ayam di kawasan Harapan Indah Bekasi, Jabar, yang sudah berjualan sejak 1998. “Sebenarnya saya lebih sering menggunakan ayam segar, tapi beberapa minggu lalu mencoba menggunakan ayam beku. Ternyata cara memasak dan rasa dagingnya sama saja,” tuturnya.
Perbedaannya, lanjut dia, sebelum diolah harus diproses dulu (dicairkan) dan itu memakan waktu cukup lama. “Secara umum, konsumen masih lebih percaya pada daging segar karena secara psikologis mereka lebih mantap membeli ayam yang secara langsung mereka melihat sendiri prosesi penyembelihannya. Padahal, seluruh rumah potong ayam (RPA) sudah mengantongi sertifikasi halal dari LPPOM MUI,” papar Wiwik Sugianti, pemilik Wirabumi PS, produsen ayam segar dan beku di Sleman, Yogyakarta. Awalnya, lanjut dia, konsumen enggan membeli daging ayam beku, namun pelan-pelan mereka mau juga. Termasuk tetangganya yang jadi dokter dan perawat.
Tidak GampangKonsumen lebih memilih daging ayam yang baru dipotong, sah-sah saja. Namun alangkah bijak bila konsumen ikut juga terlibat memikirkan bagaimana menata pasar tradisional menjadi bersih dan nyaman. Sebab, secara umum, pemotongan ayam di pasar-pasar tradisional mengabaikan persoalan limbah dan pencemaran. Menurut Achmad Dawami, Senior Vice President PT Primatama Karya Persada, produsen besar ayam potong di Jakarta, dari setiap pemotongan ayam itu sekitar 8%—10% menghasilkan limbah berupa darah dan bulu.
Oleh sebab itu, Suherman, Supervisor Pasar Pondok Labu dan Cipete Selatan, berharap, pemotongan ayam di pasar-pasar bisa dilokalisasi. Alhasil, pasar bisa bersih, rapi, dan nyaman bagi pembeli. “Memang mengubah mindset (pola pikir) seseorang itu tidak gampang, perlu proses, mungkin sekian hari bahkan berbulan-bulan,” keluhnya.
Menurut Siti Adiprigandari Adiwoso Suprapto, MSc., Ph.D., peneliti yang juga dosen di Universitas Indonesia, minat konsumen terhadap produk ayam lebih ditentukan oleh kebiasaan si konsumen itu sendiri. Konsumen lebih suka ayam yang memang potong di tempat karena asumsinya sama seperti sayuran, lebih segar. Kalau dibekukan, ada anggapan bahwa ini tidak segar lagi karena mereka tidak bisa menyaksikan apakah itu dipotong secara halal atau tidak. “Persoalannya adalah persepsi dan anggapan kalau yang segar itu lebih baik, dan something frozen pasti akan ada sesuatu yang hilang,” papar Riga, sapaan akrabnya. Mengubah sifat dan kebiasaan konsumen, lanjut dia, itu sulit. Kita harus bisa mempelajari kesukaan konsumen, lalu dengan preferensi seperti itu bisa dilakukan modifikasi.

30 Makanan Yang Dapat Menyehatkan Jantung


ADA 30 MAKANAN YANG MENYEHATKAN JANTUNG

Berikut ini adalah 30 daftar makanan yang sehat untuk jantung yang bisa di konsumsi setiap hari.
1.     Ikan Salmon


Ikan salmon memiliki banyak kandungan zat omega-3. Selain itu ikan salmon juga banyak mengandung protein yang sangat menguntungkan untuk menjaga kesehatan. Setiap 3 ons daging ikan salmon mengandung lemak antara 5 hingga 11 gram dan 700 hingga 1.800 miligram zat omega-3. Selain itu ikan salmon juga memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral.

2.     Kacang almond

Kacang almond banyak mengandung vitamin E, kalsium, kalium dan magnesium. Selain itu kacang almond juga memiliki kandungan serat dan protein yang cukup tinggi. Dalam 23 butir kacang almond mengandung sekitar 1 gram lemak jenuh dan kolesterol serta 13 gram lemak tak jenuh yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Selain itu kacang almond juga memiliki sumber protein, kalsium, riboflavin, niacin dan serat. Mengkonsumsi 1 ons kacang almond dalam sehari juga bisa menurunkan resiko terkena penyakit jantung. Almod akan menghancurkan kolesterol jahat dalam darah dan mengubahnya menjadi kolesterol baik.
3.     Ikan Tuna

Ikan tuna memiliki kandungan omega-3 yang cukup tinggi. Omega-3 membantu jantung untuk mengatur denyut jantung, melindungi tekanan pada denyut jantung, menurunkan potensi serangan jantung, meningkatkan rasio kadar HDL dalam darah dan menggantikan semua makanan yang banyak mengandung kolesterol. Anda bisa mengkonsumsi ikan tuna dua kali dalam satu minggu.
4.     Beras Merah

Beras merah menjadi salah satu nutrisi yang sehat untuk tubuh dibandingkan dengan jenis beras putih. Beras merah mengandung berbagai zat yang sangat penting untuk tubuh seperti :
·         Mangan : mangan berfungsi untuk menetralisir lemak dalam tubuh. Zat mangan juga membantu proses sintesis lemak dalam tubuh, memperbaiki sistem syaraf dan organ reproduksi. Dalam satu porsi beras merah mengandung lebih dari 70% kebutuhan mangan untuk tubuh
·         Anti oksidan. Bahan anti oksidan mampu membuat sistem kerja jantung menjadi sangat stabil. Selain itu bahan anti oksidan juga mampu mengurangi kadar kolesterol buruk dalam darah yang bisa menghambat peredaran darah ke jantung.
Selain makanan sehat untuk jantung, beras merah adalah makanan untuk diet paling ampuh mendunia.
5.     Wortel

Wortel adalah jenis sayuran yang mudah didapatkan. Selain itu wortel juga bisa dikonsumsi menjadi berbagai macam olahan. Sayuran ini adalah makanan kaya serat yang sangat baik untuk nutrisi dalam tubuh.
Kandungan Wortel

Dalam satu buah wortel berukuran sedang memiliki kandungan sekitar 200 % vitamin A, 9 % vitamin K, 3 % kalsium dan 7 % vitamin C. Kandungan lain dari wortel adalah beta-karoten yang sangat bagus untuk jantung. Wortel juga memiliki beberapa kandungan zat lain yang sangat penting untuk jantung seperti asam folat, vitamin B6, potassium, magnesium dan tiamin. Semua kandungan wortel tersebut bisa membangun otot jantung, mencegah stroke dan juga membentuk sistem syaraf dalam tubuh.
6.     Sayur Bayam

Bayam adalah sayuran yang sangat mudah ditemukan. Bayam memiliki kandungan zat phytochemical dari zat warna hijau daun, vitamin, asam folat dan zat besi. Bayam akan melindungi fungsi jantung, mencegah gangguan pada detak jantung dan menjaga indra penglihatan. Bayam juga dikenal sebagai makanan penambah darah super cepat.
7.     Tahu

Tahu adalah makanan yang dibuat dari bahan kedelai. Kedelai memiliki kadar protein yang cukup tinggi. Konsumsi sebanyak 30 gram protein dari kedelai bisa mengurangi resiko serangan penyakit jantung. Selain itu protein yang berasal dari kedelai juga bisa berfungsi untuk mengurangi kadar kolesterol buruk atau LDL. Tahu merupakan salah satu makanan yang mengandung protein super tinggi serta dikenal sebagai makanan pembentuk otot dalam tubuh yang super cepat.
8.     Kenari

Kenari banyak mengandung asam lemak omega-3, magnesium, folat, vitamin E, lemak tak jenuh dan pitosterol. Dalam satu ons kenari memiliki kandungan asam amino l-arginine yang bisa menurunkan resiko masalah pembuluh darah ke bagian jantung.
Selain itu kenari juga memiliki kandungan omega-3 alpha-linolenic acid yang bisa bermanfaat untuk mencegah masalah penggumpalan darah. Orang yang memiliki resiko penyakit jantung bawaan disarankan untuk mengkonsumsi kenari paling tidak kurang dari 1 ons. Kenari dapat dikonsumsi dengan diolah bersama salad atau makanan sehat lain.
9.     Susu Kedelai

Susu kedelai adalah jenis susu yang diolah dari bahan kedelai. Mengkonsumsi susu kedelai secara rutin dapat menurunkan resiko serangan penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Dalam satu gelas susu kedelai terdapat beberapa kandungan gizi antara lain: 6.5 gram protein, 3 gram lemak sehat, 0.5 gram lemak jenuh dan kurang dari 20 mg kolesterol. Bagi orang yang memiliki resiko penyakit jantung dan kelainan jantung bawaan sebaiknya mengkonsumsi susu kedelai secara rutin sekitar 20 gram perhari.
1    Paprika Merah

Paprika merah adalah salah satu jenis sumber makanan yang banyak mengandung nutrisi penting untuk kesehatan jantung.
Kandungan Paprika Merah

Dalam satu buah paprika merah ditemukan lebih dari 30 jenis karotenoid. Beberapa zat karotenoid yang paling tinggi adalah seperti alpha-karoten, beta-karoten, lutein, cryptoxantin dan zeaxantin. Selain itu paprika merah juga mengandung zat flavonoid antara lain seperti quercetin, hesperidin dan luteolin.
ads
Bahkan paprika merah juga memiliki kandungan zat anti oksidan yang sangat tinggi. Beberapa kandungan lain yang sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung adalah vitamin E, asam folat, vitamin B6, vitamin A dan serat. Paprika merah bisa membantu tubuh sebagai makanan penurun kolesterol buruk. Kemampuan zat luteolin dalam paprika merah juga berfungsi untuk menghambat proses oksidasi LDL.
1    Ubi Jalar

Ubi jalar adalah salah satu sumber makanan yang bisa berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung. Ubi jalar adalah makanan yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Kandungan vitamin B6 dalam ubi jalar bisa berfungsi untuk mengatur sistem homosistein dalam tubuh sehingga bisa mengurangi resiko serangan jantung. Selain itu dalam satu buah ubi jalar juga ditemukan magnesium yang bisa bermanfaat untuk membuat sistem arteri dalam tubuh berjalan dengan baik. Kalium adalah jenis zat lain yang ditemukan dalam ubi jalar. Kalium menjadi salah satu jenis elektrolit yang berfungsi untuk mengatur detak jantung dan beberapa sistem syaraf dalam tubuh.
1    Tomat

Tomat adalah buah yang mudah untuk ditemukan. Dalam satu buah tomat mengandung beberapa zat penting untuk memelihara kesehatan jantung. Selain untuk jantung tomat juga dikenal sebagai makanan sehat untuk penderita strokeyang cukup ampuh.

Tomat mengandung vitamin C terutama zat lycopene. Bahkan tomat juga memiliki kandungan asam salisilat yang bisa mencegah proses pembekuan darah. Kandungan gizi terbaik terletak pada daging buah dan agar-agar yang berada di sekitar biji dan daging.
1    Blueberri

Blueberri adalah buah yang banyak mengandung vitamin C, karoten, seng, kalium, kalsium, zat besi, karotenoid, magnesium, dan serat. Semua zat ini berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan mencegah proses pembekuan darah dalam jantung. Kandungan flavonoid dalam blueberri memiliki zat anti oksidan yang sangat tinggi. Zat lain yang sangat penting untuk jantung adalah antosianin yang bisa melancarkan peredaran darah dan mencegah masalah plak pada arteri di jantung.
      Asparagus

Asparagus mungkin bukan salah satu makanan yang populer di Indonesia. Asparagus banyak dijual di supermarket sebagai sayuran impor.
Kandungan Gizi Asparagus

Asparagus memiliki kandungan gizi yang sangat penting untuk jantung, antara lain serat, vitamin B, dan asam folat. Vitamin B dalam asparagus berfungsi untuk mengatur sistem homosistein yang dapat mencegah serangan jantung. Selain itu kandungan zat anti-inflamasi dalam asparagus juga bisa mencegah serangan jantung. Sayuran ini juga dikenal sebagai makanan penurun berat badan super cepat.
1    Jeruk

Jeruk adalah buah yang sangat umum dan mudah ditemukan dimana saja. Buah jeruk mengandung serat, vitamin C, kolin, dan kalium. Kandungan zat tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu kandungan kalium dalam jeruk banyak mengandung mineral elektrolit yang berfungsi untuk mengatur detak jantung.
      Labu

Labu adalah makanan yang sangat berperan untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam seperempat iris labu mengandung magnesium yang bisa berfungsi untuk menciptakan adenine trifosfat, mengolah sistem DNA dan RNA yang berperan untuk memompa jantung. Bahkan kandungan magnesium dalam labu juga berperan untuk mengatur sistem kerja pembuluh darah yang bisa mencegah serangan jantung dan stroke.
     Pepaya

Pepaya banyak mengandung zat anti oksidan, vitamin C dan vitamin A. tiga nutrisi ini berfungsi untuk mencegah proses oksidasi pada kolesterol tubuh. Proses ini sangat berhubungan dengan serangan jantung yang bisa terjadi dalam waktu sangat cepat. Anti oksidan yang terdapat dalam pepaya mampu mencegah timbunan plak dalam pembuluh darah yang biasanya menjadi penyebab serangan jantung. Selain itu vitamin E yang ada dalam pepaya juga mengandung paraoxonase yang bisa menghambat proses oksidasi LDL dan HDL dalam tubuh. Pepaya juga kaya akan serat yang bisa menurunkan kolesterol dalam tubuh.
1    Coklat

Apakah Anda suka mengkonsumsi coklat? Coklat menjadi makanan favorit semua orang. Selain lezat, coklat juga mengandung zat penting yang bisa mencegah serangan jantung.
Kandungan Coklat

Dalam 100 gram coklat terdapat sekitar 11 gram serat, 59% magnesium, 98% mangan, 65% zat besi dan kandungan lain seperti seng, selenium, kalium dan fosfor. Coklat juga mengandung flavonoid yang termasuk dalam kategori  prosianidin dan epikatein. Dua zat ini sangat penting untuk mengendalikan jumlah oksidasi LDL, meningkatkan aliran darah dari arteri ke jantung, dan mengurangi resiko pembekuan darah di jantung. Meskipun coklat memiliki kandungan gizi yang baik untuk menjaga kesehatan jantung, maka konsumsi coklat per hari hanya diperbolehkan sekitar 65 gram.
1     Teh

Teh banyak dikenal menjadi minuman yang sangat disukai oleh penduduk Indonesia. Bahkan Indonesia masuk menjadi salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Teh diolah dengan cara fermentasi yang bisa meningkatkan kandungan polifenol yang masuk dalam kategori flavonoid. Kandungan polifenol memiliki zat anti oksidan yang sangat tinggi. Kandungan polifenol dalam the berfungsi untuk membersihkan paru-paru, memperlancar aliran darah dalam jantung dan mencegah resiko serangan jantung.
2     Oatmeal

Oatmeal bisa menjadi salah satu menu sarapan setiap pagi. Oatmeal terbuat dari bahan yang banyak mengandung biji-bijian. Oatmeal mengandung berbagai jenis vitamin, mineral dan memiliki kandungan serat tinggi yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Oatmeal yang terbuat dari gandum memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi kesehatan jantung. Oatmeal adalah makanan yang mengandung kalsium tinggi untuk pembentukan tulang dan gigi.

2     Anggur Merah
                                                                                                                                                                                                                              

Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam sebuah jurnal yang bernama July American Journal of Clinical Nutrition,terbukti bahwa anggur merah mengandung senyawa resveratrol yang bisa mencegah munculnya penyakit jantung. Dalam jurnal tersebut juga dibuktikan bahwa zat resveratrol bisa menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Bahkan resveratrol juga bisa mengaktifkan senyawa sirtuin yang bisa mencegah dan mengurangi resiko peradangan pada jantung.
2    Brokoli

Mungkin banyak orang yang tidak suka makan brokoli. Brokoli memang terlihat dengan bentuk dan rasa yang cukup aneh. Namun dalam brokoli ditemukan beberapa kandungan zat gizi yang sangat penting untuk tubuh antara lain: serat, vitamin C, vitamin B6, vitamin A, dan kalium. Bahkan brokoli juga memiliki kandungan anti oksidan, glukobrasin, karotenoid seperti zeaxantin, beta-karoten, dan flavonoid. Brokoli bisa menjaga kesehatan jantung dengan cara mengurangi kadar kolesterol dalam darah, menjaga pembentukan pembuluh darah, dan sebagai anti – inflamasi. Brokoli mengandung protein tinggi yang bisa mencegah serangan jantung koroner.
2    Alpukat

Alpukat memiliki peran yang besar untuk menyerap karotenoid ( terutama beta-karoten dan lycopene). Dua zat ini sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar LDL dalam darah dan meningkatkan kolesterol yang baik untuk jantung.
2    Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki kandungan lemak tak jenuh yang sangat tinggi. Minyak zaitun bisa menurunkan kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah. Dengan mengkonsumsi minyak zaitun sebagai pengganti minyak dari kelapa sawit maka perlindungan jantung menjadi lebih tinggi.
2    Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti sayur buncis, kacang merah dan kacang hitam memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan ginjal. Semua jenis kacang-kacangan banyak mengandung niacin, asam folat, vitamin B komplek, asam lemak omega-3 dan juga kandungan serat yang sangat tinggi.
2    Kedelai

Kedelai bisa dimasak menjadi berbagai macam bahan makanan seperti tahu dan tempe. Jenis kedelai seperti edamame juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kedelai banyak mengandung protein dan lemak tak jenuh. Kandungan zat pada kedelai bisa mengurangi resiko penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol dan memperkuat otot jantung.
2    Kentang

Kentang adalah salah satu bahan makanan yang banyak mengandung serat. Serat tinggi dalam kentang bisa berfungsi untuk membersihkan semua kandungan kolesterol buruk dalam pembuluh darah. Selain itu kentang juga mengandung vitamin B6 dan vitamin C yang bisa mengurangi kadar radikal bebas dalam tubuh. Kandungan karotenoid dalam kentang sangat bermanfaat untuk menjaga detak jantung. Konsumsi kentang secara teratur dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke.
2    Kubis

Kubis adalah jenis sayuran segar yang sangat bermanfaat untuk jantung. Kubis banyak mengandung lutein, zaexantin, sulforaphane, dan isohiocyanata. Kandungan zat ini dapat menjadi sumber anti – oksidan yang sangat tinggi untuk tubuh. Kemampuan zat anti-oksidan yang dihasilkan oleh kubis bisa menjaga kadar LDL dalam tubuh sehingga bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Selain itu kubis juga banyak mengandung vitamin C yang bisa menangkal radikal bebas dari tubuh. Kubis juga mengandung sumber mineral yang sangat baik untuk jantung seperti kalium, zat besi, magnesium dan mangan.
2    Pisang

Pisang mengandung berbagai macam zat yang sangat penting untuk menjaga fungsi jantung. Beberapa zat dengan kadar tinggi yang terdapat pada pisang antara lain adalah kalium, mineral elektrolit, dan sedikit sodium. Kalium sangat penting untuk jantung karena berperan untuk mengalirkan listrik ke denyut jantung. Sementara kandungan rendah sodium bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan serangan jantung
3    Apel

Apel adalah salah satu jenis buah yang bisa digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Apel mengandung serat tinggi yang bisa membuat sistem kerja usus menyerap lemak dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan jenis makanan lain. Apel juga bisa mengurangi penimbunan plak dalam arteri jantung. Apel mengandung senyawa fenolik yang bisa memperkuat lapisan dinding arteri pada jantung. Apel juga direkomendasikan sebagai makanan untuk penderita ambeien yang sehat dan ampuh.
Ada banyak jenis makanan yang bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Semua makanan ini bisa didapatkan dengan mudah dan bisa diolah menjadi berbagai macam makanan. Jadi, mulai sekarang kita bisa menjaga kesehatan jantung dengan rajin mengkonsumsi makanan tersebut serta menjaga gaya hidup sehat dengan menghindari bahaya merokok dan rajin berolahraga. Syarat yang terakhir rajin ber olah raga adalah satu hal yang sangat melengkapi jika ingin jantung kita sehat.



(Jual Ayam Potong)

Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Memilih Ayam Karkas Yang Baik

Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Memilih Ayam Karkas Yang Baik
HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN DALAM MEMILIH  AYAM KARKAS YANG BAIK


         Untuk memilih daging ayam potong yang baik ada beberapa ciri yang harus diperhatikan. Yaitu daging memiliki warna putih keabuan dan cerah. Warna kulit ayam biasanya putih kekuning-kuningangan dan bersih. Jika disentuh, daging terasa lembab tidak lengket. Serat daging ayam halus, mudah dikunyah dan digiling, mudah dicerna, serta memiliki flavor lembut. Aroma daging ayam tidak menyengat, tidak berbau amis dan tidak busuk.

        Harus hati-hati ketika membeli daging ayam, karena berdasarkan berita yang beredar, dipasaran sering ditemukan daging AYAM TIREN (mati kemaren). Seringnya, ayam jenis ini dijual oleh “penjual nakal” dengan harga yang relatif lebih murah. Pembeli dapat membedakan ayam jenis ini dari warna dagingnya yang putih pucat merah kehitam-hitaman akibat penumpukan darah dalam daging yang tidak ke luar, serta aromanya yang bau. Tetapi biasanya untuk mengelabui pembeli, ayam tiren ini dijual setelah direbus dahulu dengan kunyit, untuk memberi efek warna kekuning-kuningan dan menghilangkan baunya. Daging ayam tiren ini harus dihindari karena akan menjadi sumber penyakit bagi yang mengkonsumsinya. Untuk itu maka lebih aman membeli ayam mentah dengan bersandar pada ciri-ciri daging baik dan sehat di atas.

        Selain  daging ayam tiren, juga banyak beredar daging ayam yang disuntik dengan air (daging ayam gelonggongan). Untuk menghindari daging jenis ini, pembeli dapat melihat, meraba, atau bahkan menusukan pisau pada gelembungan yang terdapat di organ tubuh ayam yang terlihat membengkak dan diduga berisi air, utamanya pada bagian bawah sayap. Uji lainnya dapat dilakukan dengan mengangkat daging tersebut, apakah meneteskan air atau tidak ?. Daging ayam gelonggongan akan terlihat mengeluarkan tetesan air, serta keadaan fisik daging terlihat “becek”. Daging ayam gelonggongan akan lebih cepat membusuk dibanding daging ayam yang tidak disuntik air bila disimpan pada suhu ruang. Dimana tanda daging yang sudah mulai membusuk dapat tercium dari aroma baunya yang tidak segar, dan tampak apabila salah satu bagian dari daging itu di tekan maka bagian daging yang ditekan tersebut tidak mantul/balik kembali sepertisemula.

Memilih
 AyamSegar

* Ayam segar biasa (segera dimasak, hanya tahan 4-6 jam setelahdipotong)
* Ayam segar dingin (tahan 24 jam, dimasukkan dalam chiller/lemari es)
* Ayam segar beku, tahan untuk beberapa hari jika disimpan dalam kondisi
Yang tepat (24C dibawah nol ).

Dalam memilih
 daging ayam segar biasa , agar diperhatikan :

* Warna daging : putih kekuningan
* Warna lemak : putih kekuningan dan merata dibawah kulit.
* Bau : segar & tidak berbau asing/abnormal
* Kekenyalan : harus elastis (bila ditekan jari, akan kembali seperti semula)
* Tidak ada tanda-tanda memar, atau tanda lain yang mencurigakan.

Karkas Ayam

Ayam hidup yang telah dipotong, dibului, dan telah dihilangkan jeroan, kepala, dan kakinya, sehingga tinggallah sepotong
 daging ayam utuh satu tubuh.

Ciri-ciri
 karkas ayam yang baik ( keadaan tubuh, perlemakan, keadaan kulit/tulangnya):

1. Bentuk karkas padat (kompak), paha, betis, sayap, dan dada berdaging tebal. Besar daging pada dada dapat diketahui dengan cara mengukur panjang tulang dada. 50% dari
 daging ayam terdapat pada tulang dada.

2. Perlemakan, menyebar rata di bawah kulit yang menutupi seluruh bagiankarkas.

3. Kulit harus utuh, tidak memar, tidak sobek atau banyak goresan. Warna kulit putih agak kekuningan. Kulit benar-benar bebas dari bulu-bulu jarum (mikroba bersarang di dalam bulu-bulu itu). Kulit ayam memar, berwarna kebiru-biruan (akibat benturan, pembuluh darah halus pecah, terjadi pembekuan darah di bawah kulit), dengan adanya memar maka daya tahan karkas terhadap serangan mikroba menurun, sehingga daging ayam cepat/mudah membusuk.


4. Tidak dijumpai tulang-tulang yang patah.

Mengenali kerusakan daging ayam

* Perubahan pada bagian tertentu dari karkas ayam (lengket pada bagian bawah sayap, pada pertautan antara kaki dan tubuh, serta bagian atas ekor).
* Terbentuk warna gelap pada bagian ujung sayap.

Daging ayam ( kaya protein ), Tanda-tanda kerusakan bahan makanan berprotein tinggi :

1. Bau busuk khas protein.
2. Kerusakan struktur jaringan (lembek, bahan menjadi berair).
3. Warna abnormal ( Daging unggas warna merah, putih kekuningan, abu sampai merah suram ).








(Jual Ayam Potong)